Tempat berdiskusi 2

Bila ada pertanyaan diluar tulisan artikel yang yang ada di blog ini, dan ingin anda diskusikan, silahkan tulis di sini


18 Responses to “Tempat berdiskusi 2”

  1. PENJELASAN :

    Isi dari ” Forum Diskusi 2 ” ini adalah pindahan dari koment yang masuk pada postingan ” Sejarah Terjemahan Alkitab “.

    Isi dari ” Forum Diskusi 2 ” ini adalah pertanyaan / Comment dari sdr. @kebenaran , @ putri91 dan tanggapan-tangapan yang ada .

  2. #

    tolong jawab pertanyaan ini!!
    1. kapan yesus lahir? kapan dewa matahari lahir?
    2. apa benar 25 desember?
    3. apa itu trinitas?
    4. kenapa kamu menyembah patung, kenapa kamu menyembah manusia?
    5. jawab dengan jujur, yesus itu tuhan, anak tuhan, apa manusia?
    6. apa bisa manusia menjadi tuhan? ataukah cuma dituhankan?
    7. hidup cuma sekali, kalau kamu salah agama, apa kamu mau?

    Jawab:
    Hai …. terimakasih friend telah sudi berkunjung keblogku yang sederhana ini . Baiklah saya coba jawab, tapi jangan langsung kecewa dulu kalau belum pas jawabannya ya…

    1. Jesus lahir 2009 tahun lalu. Tidak dicatat tanggal kelahirannya, kenapa ? tolong baca di postingan Kelahiran Jesus ( lihat di daftar isi ).
    Dewa matahari tidak pernah lahir, itu hanya dongeng ( kepercayaan yang salah )

    2. Tidak benar . Perayaan Natal 25 Desember adalah moment yang dimanfaatkan umat Kristiani untuk merobah tradisi yang salah menjadi tradisi yang bermanfaat, dan dari iman yang salah menjadi iman yang benar . Unsur dewa matahari nya dihilangkan, kemudian digantikan menjadi pemberitaan dan syukuran atas Berita Keselamatan dengan telah datangnya Juruselamat manusia ke Dunia.
    Baca juga postingan Perayaan Natal / Celebrating Chrismas ( lihat daftar isi )

    3. Trinitas hanya istilah yang dirasakan lebih mendekati, untuk menjelaskan keberadaan Tuhan saat ini .

    4. Kristen tidak menyembah patung dan tidak menyembah manusia. Pelajarilah lebih dulu agar lebih jelas.

    5. Jesus itu Tuhan => ya
    Jesus itu anak Tuhan => ya
    Jesus itu manusia => ya

    6. Apa bisa manusia jadi Tuhan => Tidak
    Atau cuma di Tuhan kan => tidak

    7. Justru karena itu my friend, bacalah postingan Pernyataan Jesus


    .
    kebenaran said this on March 28, 2009 at 11:01 am (edit)
    ————————————————————————————–

    kalau kamu memang kristen yg sebenarnya, tolong jawab dengan hati pertanyaan saya diatas. Saya adalah mantan pendeta yg sekarang sudah mendapat cahaya kebenaran.. Tuhanku bukanlah yesus.. Tapi tuhanku adalah Tuhan yang menciptakan yesus (yesus is just a human)
    .
    Terimakasih atas keterbukaannya friend . Saya bukan pendeta, saya hanya murid Jesus Christ yang sedang belajar . Kelak saya akan menjadi seorang Kristen yang sebenarnya.

    Cahaya Kebenaran dalam istilah Injil adalah Terang Dunia , untuk menambah pengetahuan anda bacalah dengan teliti di Pernyataan Jesus
    .
    kebenaran said this on March 28, 2009 at 11:03 am (edit)

    ————————————————————————
    #

    Tuhanku bukanlah yesus.. Tapi tuhanku adalah Tuhan yang menciptakan yesus (yesus is just a human)
    .
    Dalam kepercayaan umat Kristiani, Tuhan menciptakan manusia kemudian Tuhan bersabda ” Beranak cuculah ” Tuhan bersabda ” Kuasailah Bumi ” . Bacalah Kitab Kejadian ( di Bible )

    .
    lalu coba pikir dalam2 cerita ini..lalu kasi jawaban ke saya..

    Michael : sejarah Yesus dalam Kristen aneh dan tak masuk akal. Dalam doktrin Kristen, Yesus adalah anak Tuhan yang harus dibunuh untuk menyelamatkan manusia dari “dosa asal” yang dilakukan Nabi Adam. Dalam Kristen, Yesus mati untuk menebus dosa-dosa manusia.

    Doktrin itu membuat Michael berpikir bahwa dalam agama Kristen seluruh umat manusia itu dilahirkan sebagai pendosa, yang melakukan perbuatan yang salah. Itu artinya, seorang bayi yang baru dilahirkan sudah berdosa karena melakukan hal-hal yang salah. “Doktrin yang aneh. Karena dosa satu orang, maka semua manusia harus menderita. Pesan moral apa yang disampaikan oleh doktrin semacam itu? Pemikiran seperti ini tidak masuk logika saya,” ujar Michael.

    ”Jika saya menanyakan tentang Trinitas, mereka akan menjawab ‘ayah dan ibumu saling mencintai, ketika mereka memiliki anak, itu seperti tiga dalam satu dengan identitas berbeda’. Jadi, banyak sekali analogi yang diberikan untuk menjelaskan bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan dan menjadi anak Tuhan dan menjadi dirinya sendiri. Saya pikir banyak penganut Kristen yang menerima konsep ini tanpa memahaminya, ” ujar Michael.
    .
    Elohim ( Tuhan ) menciptakan manusia dan menempatkannya di taman Eden . Manusia itu ( Adam dan Hawa ) melanggar titah Tuhan karena godaan dari iblis , kemudian diusir dari Taman Eden ( karena Tuhan masih mengasihi manusia sehingga tidak segera membinasakannya ). Untuk selanjutnya, manusia selalu berbuat salah / dosa .
    Termasuk anda , apakah anda tidak pernah berbuat dosa ?

    Upah dosa adalah maut ( kematian yang kekal ) setelah dibinasakan dengan api neraka.
    Tuhan ( Elohim ) telah menentukan akan ada Hari Penghakiman yaitu pada hari kiamat ( ahir jaman ), yaitu penghakiman baik bagi yang hidup pas pada hari kiamat, maupun bagi yang telah mati ( mati badani sebelumnya ).

    Tuhan ( Elohim ) itu Maha Suci adanya , Surga itu tempat yang Maha Suci .

    Upah dosa adalah maut ( kematian kekal )
    Maka semua manusia akan mati kekal melalui api neraka karena semuanya telah pernah berbuat dosa .
    Tetapi karena demikian besar kasih Allah ( Elohim ) akan dunia ini, maka ia mengaruniakan keselamatan melalui AnakNya yang Tunggal yakni Jesus Kristus, agar setiap orang yang percaya padaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal .

    .
    Ia lalu menanyakan konsep Trinitas ke beberapa temannya dan ia mendapat jawaban bahwa konsep Trinitas ada dan ditetapkan sebagai dasar kepercayaan dalam agama Kristen setelah Yesus wafat. Sebuah jawaban yang mengejutkan Michael, karena itu artinya semua dasar dalam ajaran Kristen adalah ciptaan manusia. Yesus semasa hidupnya tidak pernah bilang dirinya adalah anak Tuhan dan tidak pernah mengatakan bahwa dirinya Tuhan.
    .
    Anak Tuhan hanyalah istilah yang paling mendekati , tapi jangan samakan dengan istilah anak seperti manusia yang biologis.

    Ini beberapa kutipan dari pernyataan Jesus :
    ”Jikalau Tuhan adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Tuhan. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku “.
    ” Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.”
    ” Aku dan Bapa adalah satu.”


    .
    “Saya membaca Gospel Mathias pertama dan dalam Gospel itu Yesus tidak direferensikan sebagai anak Tuhan, tapi anak seorang manusia. Tapi dalam Gospel yang ditulis setelah Yesus wafat, banyak sekali disebutkan bahwa Yesus adalah anak Tuhan”.
    .
    Ya, tepat sekali, Jesus datang dalam rupa Anak Manusia . Tapi setelah bangkit dari kematian ( seperti janjiNya ) , maka Ia telah mulai kembali ke KetuhananNya.

    .
    Ia melanjutkan,”Saya juga menemukan bahwa Yesus berdoa dan memohon pertolongan pada Tuhan. Jika Yesus minta pertolongan pada Tuhan, lalu bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan. Ini tidak masuk akal buat saya.”
    .
    Jesus berdoa saat sebagai manusia untuk memberi contoh dan pelajaran bagi para muridNya.
    .
    kebenaran said this on March 28, 2009 at 1:43 pm (edit)
    ———————————————————————————-

  3. #

    Kebenaran akan selalu datang jika kau membacanya dengan hati bukan emosi…

    Menjawab Tentang Natal : Tolong baca juga ini…
    Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember

    Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya.

    Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen Katolik pada abad ke-4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politheisme.

    Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katholik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/ budaya pagannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun=matahari; day=hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.

    Maka supaya agama Katholik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/ penyem-bahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan=Yesus). Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus, Juga diputuskan: Pertama , hari Minggu (Sunday = hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus untuk menggantikan patung Dewa Matahari.

    Sesudah Kaisar Konstantin memeluk agama Katolik pada abad ke- 4 Masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katholik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama paganisme politheisme nenek moyang.

    Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang. Darimana kepercayaan paganis politheisme mendapat ajaran tentang dewa matahari yang diperingati tanggal 25 Desember?

    Mari kita telusuri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan paganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuno didalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).

    Putaran jaman menyatakan bahwa penyembah berhala versi Babilonia ini berubah menjadi “Mesiah palsu”, berupa dewa “13a-al” anak dewa matahari dengan obyek penyembahan “Ibu dan Anak” (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali. Ajaran tersebut menjalar ke negara lain: Di Mesir berupa “Isis dan Osiris”, di Asia bernama “Cybele dan Deoius”, di Roma disebut Fortuna dan Yupiter”, bahkan di Yunani. “Kwan Im” di Cina, Jepang, dan Tibet. Di India, Persia, Afrika, Eropa, dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa “Madonna” dan lain-lain.

    Dewa-dewa berikut dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa):

    Dewa Mithras (Mitra) di Iran, yang juga diyakini dilahirkan dalam sebuah gua dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat, karena ia pun mengalami kematian, dan dikuburkan, tapi bangkit kembali. Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang pengagum sekaligus penganut kepercayaan ini.

    Apollo, yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet.

    Hercules yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi.

    Ba-al yang disembah orang-orang Israel adalah dewa penduduk asli tanah Kana’an yang terkenal juga sebagai dewa kesuburan.

    Dewa Ra, sembahan orang-orang Mesir kuno; kepercayaan ini menyebar hingga ke Romawi dan diperingati secara besar-besaran dan dijadikan sebagai pesta rakyat.

    Demikian juga Serapsis, Attis, Isis, Horus, Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas, Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zorates (bangsa Persia) dan Fo Hi (bangsa Cina). Demikian pula pahlawan-pahlawan Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Soluius, Aristonicus, Tibarius, Grocecus, Yupiter, Minersa, Easter.

    Jadi, konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember, disalib/dibunuh kemudian dibangkitkan, sudah ada sejak zaman purba4.

    Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi, dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi karena mereka telah memiliki konsep itu sebelumnya. Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah kebohongan yang sengaja dibuatnya. Kata Paulus kepada Jemaat di Roma:

    “Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliannya; mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? (Roma 3:7) “.

    Mengenai kemungkinan terjadinya pendustaan itu, Yesus telah mensinyalir lewat pesannya:

    Jawab Yesus kepada mereka : “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang”. (Matius 24:4-5)”.

    Tuhanku bukanlah yesus.. Tapi tuhanku adalah Tuhan yang menciptakan yesus (yesus is just a human)
    .
    kebenaran said this on March 28, 2009 at 1:58 pm (edit)
    #

    ———————————————————————

    #

    ini adalah sebuah cerita dari rekan saya yang sudah dibukakan pintu hatinya (dia mantan biarawati) berikut ceritanya bacalah sampai habis (kemudiann coba jawab pertanyaan2 dari ibu irena dalam versimu sendiri) :

    Untuk mengetahui lebih jauh tentang paham trinitas ini, maka akan kami ketengahkan beberapa penjelasan yang berkembang dalam tradisi Kristen. Pengalaman salah satu penulis buku ini (Irena Handono) pada saat menjadi suster di Biara, dapat memberikan gambaran tentang tradisi Kristen dalam memahami trinitas.

    Pada usia anak-anak Irena kecil dididik dilingkungan Kristen Katolik. Tradisi gereja diterimanya seperti anak-anak Kristen lainnya. Namun ketika menginjak dewasa -apalagi sebagai biarawati yang selalu mengkaji masalah keagamaan­doktrin Trinitas yang selama ini ia pahami membuat dirinya kebingungan untuk menalarnya. Kebingungan dalam memahami doktrin Trinitas dan masalah ketuhanan -yang menjadi dasar dari sebuah keyakinan keagamaan- mendorongnya untuk mencari sumber lain, yang akhirnya bertemu al-Qur’an. Karena tidak mengerti cara membuka kitab suci Al-Qur’an, maka ayat Al-Qur’an yang pertama kali dipelajari adalah yang letaknya di belakang, yaitu surat A1 Ikhlas. Surat pendek yang mengajarkan masalah ketuhanan dengan sangat jelas dan tegas, tanpa analogi yang bertele-tele. Surat al-Ikhlas inilah yang kelak merubah kehidupannya secara drastis.

    Malam hari ia mempelajari surat A1 Ikhlas, pagi harinya ia mendapat kuliah theologi dari salah satu dosennya yang mengatakan bahwa Tuhan itu satu tetapi pribadinya ada tiga yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak dan Tuhan Ruh Kudus. Satu Tuhan didalam tiga, tiga Tuhan di dalam satu, itulah yang disebut Trinitas. Terhadap pandangan ini ia mengatakan kepada dosennya, bahwa ia belum paham mengenai hakikat Tuhan seperti itu. Maka si dosen maju ke papan tulis menggambar segitiga sama sisi. Dosen bertanya: “Segitiga ini ada berapa?” Irena menjawab: “Satu!” Sisinya ada berapa? “Tiga”, jawab Irena. Lebih lanjut si dosen menjelaskan bahwa itulah hakikat Tuhan. Tuhan Bapak sama kuasanya dengan Tuhan Anak dan sama kuasanya dengan Tuhan Roh Kudus.

    Dengan penjelasan seperti itu, Irena mengutarakan pendapatnya kepada si dosen: “Kalau demikian Pater, suatu saat nanti kalau dunia ini semakin maju, iptek semakin canggih, maka Tuhan itu kalau hanya tiga pribadi tidak cukup, paling tidak harus ada penambahan menjadi empat pribadi.

    Jawab dosen: “Tidak bisa!”

    “Bisa saja!” sambung Irena, sambil maju ke papan tulis ia menggambar bujur sangkar, segi empat sama sisi.

    Kalau tadi gambar segitiga sama sisi disimpulkan bahwa Tuhan itu Pribadinya ada tiga, maka gambar bujur sangkar adalah sah-sah saja kalau dikatakan bahwa Tuhan itu pribadinya ada empat.

    Si dosen kaget dan menjawab: “Tidak boleh!”

    Mengapa tidak boleh?, Tanya Irena. Segera si dosen menjawab: “Trinitas itu sudah merupakan dogma”. Dogma itu adalah aturan atau hukum yang dibuat oleh para pemimpin gereja.

    Tidak puas, Irena bertanya lagi: “Kalau saya masih belum paham dengan dogma itu bagaimana?”

    Dengan tegas si dosen menjawab: “Anda paham atau tidak, terima saja dan telan saja, jangan dipertanyakan. Jika anda ragu hukumnya dosa.”

    Meskipun ia sudah diancam dengan dosa, namun pada malam harinya ada dorongan yang sangat kuat pada dirinya untuk kembali mempelajari surat Al Ikhlas. ALLAHU AHAD! Suara hatinya mengatakan: “ini yang benar”.

    Hari-hari berikutnya Irena selalu bertanya kepada para dosen yang lain. la mengawali pertanyaan dengan menggunakan bahasa perumpamaan, antara lain: “Pater, siapakah yang membuat meja dan kursi? “Dosennya tidak mau menjawab, justru Irena diperintahkan menjawab pertanyaannya sendiri. la pun segera menjawab:”Yang membuat meja dan kursi ialah tukang kayu.” Dosen nya balik bertanya: `Apa maksud anda dengan pertanyaan seperti itu?”, jawab Irena: “Meja dan kursi itu, meskipun dibuatnya satu tahun yang lalu, sampai seratus: tahun kemudian bahkan sampai hari kiamat, meja dan kursi tetap sebagai meja dan kursi, tidak ada satupun meja kursi yang mampu mengubah dirinya menjadi tukang kayu, dan tukang kayu tidak boleh dipersamakan dengan meja kursi. Demikian pula bahwa Allah menciptakan alam semesta berikut segenap isinya termasuk manusia; meskipun manusia itu dilahirkan satu tahun yang lalu, sampai seratus tahun kemudian bahkan sampa hari kiamat, manusia akan tetap manusia, tidak ada seorangpun manusia yang mampu mengubah dirinya menjadi Tuhan, dan Tuhan tidak boleh dipersamakan dengan manusia.

    Pada hari-hari yang lain Irena bertanya lagi kepada dosen Yang lain: “Pater, siapakah yang melantik Walikota?”, Dosen balik bertanya: “Seorang suster tidak tahu siapa yang melantik Walikota?”, Ia jawab: “Sebenarnya saya tahu Pater; bahwa yang melantik Walikota itu pasti echelon di atasnya yaitu Gubernur.” Dosen lantas menanyakan: “Mengapa anda bertanya seperti itu?”, Ia jawab: “Kalau ada Walikota dilantik oleh Camat, maka pelantikan itu tidak sah. Demikian pula bahwa manusia itu kedudukannya adalah sebagai hamba Tuhan, maka kalau ada manusia melantik sesama manusia menjadi Tuhan, maka pelantikan itu tidak sah selamanya.”

    Dengan berbagai dialog yang dilakukan itu, ia mendapat predikat sebagai seorang biarawati yang kritis. Sampai pada klimaksnya, ia berdialog dengan dosen sejarah gereja. la bertanya: “Pater, menurut literatur yang saya baca dan kuliah yang saya terima, Yesus itu baru dilantik dan mendapat sebutan Tuhan, terjadinya pada tahun 325 Masehi. Yang menobatkan Yesus sebagai Tuhan ialah Kaisar Romawi yang bernama Constantin. Dilakukan dalam rangka konsili di kota Nicea. Benarkah demikian? Jawab si dosen: “Ya, benar. Mengapa?”

    Maka ia katakan: “Kalau demikian Pater, menurut kesimpulan saya, Yesus itu bukanlah Tuhan melainkan manusia yang dipertuhankan oleh manusia dan penuhanan itu tidak sah selamanya”. Iman Kristianinya menjadi goyang total, selanjutnya dia mendapatkan keyakinan baru yang teguh dan bulat bahwa Islam adalah satu-satunya agama tauhid dan satu-satunya agama yang hak.

    Selain permisalan “segi tiga” analogi yang lain adalah “telur”, yang terdiri dari kulit, putih dan kuning telur ketiganya tidak bisa dipisahkan. Dan layaknya sebuah telur pemanfaatannya pun tergantung kebutuhan, kadang kulitnya saja, atau kuning saja. Maka walaupun sebelumnya berwujud satu, jika kemudian dipahami secara parsial tetap saja bukan satu.

    Analogi lainnya adalah “matahari”, yang memiliki sinar, panas dan bulatannya itu sendiri. Mataharipun akan dimanfaatkan secara parsial, dalam gelap orang sering mengambil sinarnya, atau menolak panasnya karena takut kulitnya hitam. Analogi matahari ini malah lebih mirip dengan kepercayaan masyarakat Mesir Kuno, yang sebelumnya hanya mempercayai matahari, dan kemudian berkembang menjadi tiga kekuatan ketika mereka menafsirkan, bahwa dewa matahari pada pagi hari berbentuk anak kecil (Khabire), siang hari menjadi dewasa (Re), dan malam hari berwujud seorang tua (Atom); namun ketiganya adalah satu yaitu dewa matahari yang naik kapal solar (matahari) berlayar di angkasa dari timur hingga ke barat13. Namun demikian kita tidak lantas buru-buru mengatakan bahwa mereka menyembah dewa Matahari -seperti pola pikir Dr. Robert Morey-, hanya saja pandangan yang parsial terhadap eksistensi Tuhan tidak jauh berbeda dengan pandangan masyarakat Mesir kuno yang belum mampu menalar wujud Penguasa Tunggal alam semesta.

    Penjelasan yang lebih argumentatif datang dari Thomas Aquinas yang mendasarkan pada pandangan Yesus sebagai firman Tuhan. Menurut pandangannya bahwa dua oknum -selain Allah- adalah “Yang keluar” dari Allah, ia tamsilkan sebagaimana produk yang keluar dari akal. Ia umpamakan: Roh kudus keluar dari Tuhan Bapa, seperti keluarnya obyek pemikiran dari akal, tanpa memisahkan antara yang keluar dengan sumbernya. Atau seperti keluarnya kalimat dari manusia.14

    Pandangan ini tetap saja parsial dan tidak lepas dari bantuan “permisalan”, sebab apa “yang keluar” adalah wujud lain yang keluar dari kekuasaanNya. Dan pandangan ini bertentangan dengan keterangan Bible sendiri yang menyatakan bahwa Allah adalah yang Awal dan yang Akhir, maka yang keluar adalah bukan yang awal.

    Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki­Nya sama seperti orang yang mati; tetapi la rneletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: ‘Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, (Wahyu 1:17)
    .
    kebenaran said this on March 28, 2009 at 3:07 pm (edit)
    #

  4. #

    ” Kebenaran akan datang jika kau membacanya dengan hati yang tulus bukan emosi ”

    Maaf friend @kebenaran, saya sengaja tidak segera meng-aprove koment dua terahir, pertama karena saya ingin melihat kesabaran mu . Disini anda memposting sekaligus 5 koment yang panjang-panjang dengan topik yang sama berulang-ulang, sehingga kelihatan anda bukan bertanya, tetapi ingin mendikte.

    Kedua, saya sengaja beri tenggang waktu agar anda membaca jawaban saya, juga membaca postingan yang saya referensikan karena itu jawaban, jadi bacalah .

    My friend @kebenaran, diblog ini saya berusaha menghindari untuk tidak mensangkut pautkan atau mencampuri kitab suci atau agama orang lain. Jadi tolong lain kali janganlah mencantumkan ayat-ayat atau kita suci atau dasar iman agama lain.

    Diblog ini hanya dibicarakan Iman / kepercayaan / kitab suci dari agama Kristen. Baik mengenai Alkitab, Injil, Jesus, Iman Kristiani, Kristologi, dll yang menyangkut kekristenan silahkan . Boleh diperdebatkan dengan logika atau nalar sipembaca, asal sopan, sabar, tulus .
    .
    murid Jesus Christ said this on March 30, 2009 at 12:21 am (edit)

  5. #

    Perihal Natal 25 Desember.

    Ingatlah, yang dirayakan umat Kristiani adalah Kelahiran / Kedatangan Juruselamat ke Dunia. Bukan tanggal kelahiran.
    Umat Kristiani tidak merayakan Tanggal Kelahiran Jesus, Tapi merayakan kelahiran / kedatangan Jesus Kristus ke dunia .

    Jadi Perayaan Natal tidak sama dengan hari ulang tahun, yang sering dirayakan untuk manusia biasa.

    Pernahkah anda mengikuti Perayaan Natal ?
    Perayaan Natal adalah moment retreat , moment perenungan, moment pemberitaan tentang Firman Tuhan, Pemberitaan tentang Anugrah Keselamatan dan momet ucapan syukur.

    Pada acara Natal, Inti Alkitab yang begitu tebal dirangkum dan dibacakan dan direnungkan.
    Mulai dari Penciptaan Allah atas bumi dan segala isinya ( termasuk manusia ), kejatuhan manusia pada dosa , akibat dosa ( termasuk penyebab kesengsaraan atau penderitaan-penderitaan manusia ), ketidak mampuan manusia melaksanakan sepenuhnya hukum / perintah Tuhan sehingga manusia menuju kebinasaan, janji keselamatan dari Tuhan atau akan datangnya Juruselamat manusia, kedatangan Juruselamat yang dinanti-nantikan , kemudian ucapan syukur pada Tuhan atas anugrah keselamatan yang di berikan.

    Natal juga moment untuk bersaksi bagi para jemaat. Yang tadinya hanya mendengarkan hotbah saja kemudian berobah menjadi membacakan Firman Tuhan di depan umum.

    Natal juga moment pengkaderan bagi umat, untuk berani tampil di depan, untuk belajar bekerjasama untuk belajar bertanggung jawab dalam tugas kepaniatiaan atau acara Natal, dll.

    Kalau anda mengikuti dan merenungi acara Natal yang sebenarnya, maka anda akan melihat semuanya itu tidak ada kaitannya dengan dongeng dewa matahari ataupun dongeng-dongeng lainnya yang anda ceritakan diatas.

    Kalau anda mengatakan bahwa tanggal 25 Desember adalah hari lahir dewa matahari, maka itu adalah menurut anda. Andalah yang mengatakan demikian dan bukan umat Kristen.

    Jesus Kristus tidak pernah menyuruh murid atau pengikutnya untuk merayakan hari kelahirannya, benar.
    Tapi juga, Jesus Kristus tidak pernah melarang atau mengucapkan kata-kata yang melarangnya.

    Haruskah umat Kristen dilarang merayakan Natal pada tanggal 25 Desember dan merobahnya jadi tanggal lain karena dongeng yang tak berguna tersebut ?
    Haruskan orang Kristen terpengaruh oleh isu-isu internet yang seolah-olah benar padahal hanya scam seperti yang anda cantumkan tersebut ?

    My friend, ketahuilah kalender yang anda pakai sekarang baik nama bulan, nama hari , adalah peninggalan jaman pagans dan politheisme.

    Nama nama bintang atau planet atau galaksi adalah juga nama-nama dewa-dewa dalam paham pagans dan politheisme.

    Jangan-jangan bentuk pakaian yang anda anggap sebagai mode pakaiannya orang-orang suci itu juga sama dengan model pakaiannya para penyembah berhala jaman dahulu. Cobalah teliti.

    Jangan-jangan bahasa yang anda pakai dan anda anggap sebagai bahasa ilahi saat ini juga berasal dari bahasanya para penyembahan berhala jaman dahulu kala . Cobalah teliti.
    Cobalah renungkan dengan jujur dan tidak emosi

    Cobalah teliti.

    Friend, ketahuilah , bagi paham Kristen semua itu tidak penting, karena yang penting adalah hati dan pikiran. Karena kalau hati dan pikiran sudah benar, maka ucapan dan perbuatan juga akan benar.

    Mengenai patung :
    Kristen tidak menyembah patung. Itu hanya tuduhan dari orang yang berpikiran picik tanpa meneliti dengan baik.
    Kalau anda mantan seorang pendeta Kristen pastilah anda tahu itu.

    Masa kini umat Kristiani suka meletakkan bunga di bagian depan altar . Apakah anda juga menuduh bahwa umat Kristiani juga menyembah bunga ?

    Umat Kristiani juga sering meletakkan salib atau tulisan di dinding gereja . Apakah anda menuduh umat Kristiani menyembah salib atau menyembah tulisan atau kaligrafi.

    Dalam ajaran Kristiani, semua itu bukan hal penting. Yang penting adalah hati dan pikiran. Yang penting hati dan pikiran sudah tertuju pada yang benar.

    Arti Salib :

    Sebelum Jesus Kristus tersalib, arti salib berarti : lambang dosa , lambang hukuman, lambang kuasa maut.

    Setelah Jesus Kristus tersalib, maka arti salib telah berobah menjadi : lambang kasih, lambang anugran keselamatan , lambang kuasa Jesus Kristus ( Jesus telah mengalahkan maut melalui penyaliban ).

    Salib juga berarti :
    Garis vertical = Kasih / hubungan antara manusia dan Tuhan
    Garis horizontal = Kasih / hubungan terhadap sesama manusia .
    Perlu diperhatikan bahwa pada lambang salib panjang garis kekiri dan kekanan adalah sama, artinya kita harus mempunyai kasih yang sama pada semua manusia, baik pada yang telah mengenal Tuhan ataupun pada yang belum mengenal Tuhan.

    Maaf ,,, Sekian dulu, nanti saya lengkapi. Jawaban atas masalah / pertanyaan lainnya nanti saya jawab ya, satu-satu dulu.
    Jadi harap bisa bersabar .
    .
    murid Jesus Christ said this on March 30, 2009 at 1:41 am (edit)
    #

  6. #

    Kata Paulus kepada Jemaat di Roma:

    “Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliannya; mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? (Roma 3:7) “.

    My friend @kebenaran, harap dicatat bahwa kalimat itu diawali dengan kata-kata ” tetapi jika ”

    Artinya, Paulus sedang menerangkan sesuatu , dan bukanlah telah melakukan dusta .
    Jadi untuk ini kita harus membaca keseluruhan perikop, jangan diambil sepotong agar maksud yang sebenarnya dari apa yang sedang diterangkan Paulus dapat kita mengerti dengan benar.
    .
    Saat membaca perikop ini anda harus menghilangkan negatip thinking, hati bersih dan merendahkan diri, agar Allah tidak menutup matahatimu.
    .
    Bacalah keseluruhan Perikop dibawah ini dengan teliti.
    ——————————————————————————-
    Surat Paulus pada Jemaat di Roma ( Roma 3:1-31 )

    1 Kalau begitu, apakah untungnya menjadi orang Yahudi? Dan apakah faedahnya menuruti peraturan sunat?
    2 Tentu saja banyak faedahnya! Pertama-tama, karena kepada orang Yahudilah Allah mempercayakan perkataan-perkataan Allah.
    3 Tetapi bagaimanakah kalau sebagian orang Yahudi tidak setia? Apakah karena itu Allah menjadi tidak setia?
    4 Tentu tidak! Sebab jelaslah Allah selalu benar, walaupun setiap orang berbohong. Dalam Alkitab tertulis, ”Hendaknya engkau terbukti benar dalam apa yang engkau ucapkan, dan engkau menang pada waktu engkau dihakimi.”
    5 Tetapi kalau keadilan Allah menjadi semakin nyata, oleh karena kita berbuat yang tidak benar, apakah yang hendak kita katakan? Bahwa Allah tidak adil kalau Ia menghukum kita? (Memang pertanyaan ini wajar secara manusia.)
    6 Sekali-kali tidak! Sebab kalau Allah tidak adil, bagaimanakah Ia dapat menghakimi dunia ini?
    7 Tetapi kalau karena perbuatan yang tidak benar, apa yang benar tentang Allah semakin menonjol sehingga Ia dipuji, mengapa orang yang berbuat jahat itu masih disalahkan sebagai orang berdosa?
    8 Dan mengapa kita tidak boleh mengatakan, ”Baiklah kita berbuat jahat supaya timbul kebaikan?” Memang ada orang-orang yang menghina saya dengan mengatakan bahwa saya sudah berkata begitu. Orang-orang semacam itu sewajarnya dihukum oleh Allah.
    9 Nah, apakah kedudukan kita sebagai orang Yahudi lebih baik daripada kedudukan bangsa lain? Sekali-kali tidak! Sudah saya kemukakan bahwa baik orang Yahudi maupun bangsa lain, semuanya sudah dikuasai dosa.
    10 Seperti yang tertulis dalam Alkitab, ”Tidak seorang pun yang benar,
    11 tidak seorang pun yang mengerti dan tidak seorang pun yang menyembah Allah.
    12 Semua orang sudah menjauhkan diri dari Allah; semuanya telah sesat. Tidak seorang pun berbuat yang benar; seorang pun tidak!
    13 Tenggorokan mereka bagaikan kuburan yang terbuka. Tipu daya mengalir dari lidah mereka, dan bibir mereka menyemburkan fitnah, seperti bisa ular.
    14 Mulut mereka penuh dengan kutuk dan kecaman.
    15 Langkah mereka cepat kalau hendak menyiksa dan membunuh orang.
    16 Kehancuran dan kesusahan, ditabur mereka di mana-mana.
    17 Mereka buta terhadap jalan kesejahteraan,
    18 dan tidak menghormati Allah.”
    19 Sekarang kita tahu bahwa semua yang tertulis dalam hukum agama Yahudi, adalah untuk orang-orang yang berada di bawah pemerintahan hukum itu. Dengan demikian tidak seorang pun dapat memberikan alasan apa-apa lagi dan seluruh dunia dapat dituntut oleh Allah.
    20 Sebab tidak seorang pun dimungkinkan berbaik dengan Allah oleh karena orang itu melakukan hal-hal yang terdapat dalam hukum agama. Sebaliknya hukum itu cuma menunjukkan kepada manusia bahwa manusia berdosa.
    21 Tetapi sekarang Allah sudah menunjukkan jalan bagaimana manusia berbaik dengan Dia; dan caranya itu tidak ada sangkut pautnya dengan hukum agama Yahudi. Buku-buku Musa dan buku-buku nabi-nabi justru menyatakan hal itu,
    22 bahwa Allah memungkinkan manusia berbaik dengan Dia, hanya kalau manusia percaya kepada Yesus Kristus. Allah berbuat ini untuk semua orang yang percaya kepada Kristus; sebab tidak ada perbedaannya:
    23 Semua orang sudah berdosa dan jauh dari Allah yang hendak menyelamatkan mereka.
    24 Hanya karena rahmat Allah saja yang diberikan dengan cuma-cuma, hubungan manusia dengan Allah menjadi baik kembali; caranya ialah: manusia dibebaskan oleh Kristus Yesus.
    25 Allah mengurbankan Kristus Yesus supaya dengan kematian-Nya itu manusia dinyatakan bebas dari kesalahan kalau mereka percaya kepada-Nya. Allah berbuat begitu untuk menunjukkan keadilan-Nya. Sebab pada masa yang lampau Allah sudah berlaku sabar terhadap dosa-dosa manusia, sehingga Ia tidak menghukum mereka.
    26 Tetapi sekarang Ia bertindak terhadap dosa untuk membuktikan keadilan-Nya. Dengan cara itu Ia menunjukkan bahwa diri-Nya benar; dan setiap orang yang percaya kepada Yesus, dinyatakan-Nya sebagai orang yang sudah berbaik kembali dengan Allah.
    27 Oleh karena itu tidak ada lagi alasan bagi kita untuk berbangga-bangga. Mengapa demikian? Apakah karena kita melakukan yang tercantum dalam hukum agama Yahudi? Bukan. Tetapi karena kita percaya.
    28 Sebab kesimpulannya adalah begini: Orang dinyatakan berbaik kembali dengan Allah, bukan karena ia melakukan apa yang tercantum dalam hukum agama Yahudi, melainkan karena ia percaya kepada Yesus Kristus.
    29 Ataukah Allah itu Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia Allah bangsa lain juga? Ya, memang Ia Allah bangsa lain juga!
    30 Sebab Allah hanya satu. Dialah yang memungkinkan orang-orang Yahudi berbaik kembali dengan Allah karena mereka percaya. Dan Dialah pula yang memungkinkan orang-orang bangsa lain berbaik kembali dengan Allah; itu juga karena mereka percaya.
    31 Apakah ini berarti bahwa karena kita percaya kepada Kristus, kita membuang hukum agama Yahudi? Sama sekali tidak! Malah justru dengan kepercayaan kita itu, kita menghargai hukum itu.
    .
    murid Jesus Christ said this on March 30, 2009 at 9:44 pm (edit)
    #

  7. #

    Jawab Yesus kepada mereka : “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang”. (Matius 24:4-5)”.
    ————————————————————————-

    My friend @kebenaran, sepertinya anda mengutip postingan orang lain dan mempostingkannya kembali disini, tanpa menelitinya lebih dulu .

    Agar lebih jelas maksud sebenarnya, bacalah satu perikop kutipan dari Matius 24 dibawah ini:

    NB : Sewaktu membacanya kita harus menghilangkan emosi, tidak negatip thinking, dan harus merendahkan diri dihadapan Tuhan.

    ——————————————————————————–

    Matius 24:1-51

    1 Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.
    2 Ia berkata kepada mereka: ”Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”
    3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: ”Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?”
    4 Jawab Yesus kepada mereka: ”Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
    5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
    6 Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
    7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
    8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
    9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,
    10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.
    11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
    12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
    13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
    14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
    15 ”Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel — para pembaca hendaklah memperhatikannya —
    16 maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.
    17 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya,
    18 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.
    19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.
    20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.
    21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.
    22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.
    23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
    24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
    25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.
    26 Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.
    27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.
    28 Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun.”
    29 ”Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.
    30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
    31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.
    32 Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
    33 Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.
    34 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.
    35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
    36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.”
    37 ”Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
    38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
    39 dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
    40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;
    41 kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
    42 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
    43 Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
    44 Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.”
    45 ”Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?
    46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
    47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
    48 Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya:
    49 Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk,
    50 maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya,
    51 dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.”
    .
    murid Jesus Christ said this on March 30, 2009 at 10:07 pm (edit)
    #

  8. #

    Jesus adalah Mesias = Mesiah = Almasih = Mashiach = Kristus = Xristos = Christ = Juruselamat

    Jesus disebut juga sebagai Anak Manusia , Anak Domba Allah , Anak Allah, Nabi, Guru ( Rabbi ) , Tabib Yang Agung , Gembala Yang Baik, Terang Dunia, Firman Allah Yang Hidup, Yang Awal dan Yang Ahir , Yang mengadili pada hari penghakiman ( kiamat ).

    My friend @kebenaran, maaf , pertanyaan atau sanggahan yang lain belum saya jawab. Harap bisa bersabar ya !

    Salam !
    .
    murid Jesus Christ said this on March 30, 2009 at 10:42 pm (edit)
    #
    ———————————————————————–
    Terimakasih sdr.@kebenaran, anda telah berusaha mempostingkan tanggapan yang panjang lebar.

    Ketahuilah umat Kristiani berpedoman pada Bible yang terdiri dari Old Testaments dan New Testaments.

    Old Testaments telah ada ratusan bahkan ribuan tahun sebelum masehi ( sebelum kelahiran / kedatangan Jesus Kristus ke dunia ).
    Old testaments inilah yang dipakai agama Jahudi sampai sekarang.
    Old Testament menceritakan mulai dari Elohim menciptakan Langit dan bumi juga Adam dan Hawa, kisah-kisah pada jaman nabi seperti nabi Nuh , nabi Elia, nabi Yunus, Daud , Sulaiman, Musa, turunnya 10 hukum Taurat, dll.

    Di Old Testament juga telah diwahyukan atau telah dijanjikan akan datangnya seorang Mesiah / Almasih / Juruselamat . Pada Old testaments digambarkan / diceritakan kapan waktu kedatanganNya, bagaimana kelahiranNya, dimana kelahiraNnya, apa yang akan dijalaniNya , bagaimana sifat dan kuasaNya , untuk apa Ia datang, dll. Bacalah di daftar isi postingan : Siapakah Mesiah ?

    Di New Testament diberitakan perihal Mesiah ( Juruselamat ) yaitu Jesus ( Yeshua ) , yang menggenapi wahyu atau gambaran pada Old Testaments tersebut.

    Umat Kristiani berpedoman pada Bible , terutama pada New Tetaments. Itulah sebabnya disebut Kristen yang artinya Pengikut Kristus ( Juruselamat ) yaitu Jesus .

    Kristen mempelajari ajaran Jesus , Kristen mempelajari pernyataan-pernyataan dan nasehat dan perbuatan Jesus, Kristen yang sebenarnya adalah murid Jesus, Kristen yang sebenarnya adalah pengikut Jesus.

    Jadi tidak benar kalau ada yang berkata bahwa paham Kristen dipengaruhi oleh Kaisar Romawi Constantin, dll.
    .
    murid Jesus Christ said this on April 2, 2009 at 12:51 am (edit)

  9. #

    My Friend @kebenaran,

    Tanyakanlah pada Irena Handono sbb :

    - Bisakah Irena Handono percaya bahwa Tuhan menciptakan langit dan bumi ?
    - Bisakah Irena Handono percaya : bahwa Tuhan menciptakan semua isi bumi seperti semua binatang , semua tumbuhan baik, yang di darat yang di laut di udara , atau segala yang ada di alam ini ?
    - Bisakah Irena Handono percaya bahwa : Tuhan menciptakan matahari, bulan, bintang-bintang
    - Bisakah Irena Handono percaya bahwa segala keteraturan ataupun hukum alam yang berlaku di bumi ini juga ciptaan Tuhan ?
    - Bisakah Irena Handono percaya bahwa semua itu diciptakan Tuhan hanya melalui ucapanNya ( FirmanNya ) ?
    - Bisakah Irena Handono percaya bahwa Tuhan menciptakan Adam dari debu tanah lalu menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam ?

    Kalau tidak percaya, maka tanyakanlah pada Irena Handono, Tuhan yang mana yang anda percayai .

    Tanyakanlah pada Irena Handono sbb :
    - Apakah Irena Handoko percaya Tuhan / Allah itu : Maha Kuasa , tidak terbatas oleh hukum alam, tidak terbatas oleh ruang, tidak terbatas oleh jarak , tidak terbatas oleh waktu , tidak terbatas oleh dimensi apa saja ?

    Kalau tidak percaya, tanyakanlah pada Irena Handono Tuhan / Allah yang bagaimana yang ia percayai.

    Pengakuan Iman umat Kristen ( Pengakuan Iman Rasuli ) butir pertama sbb :
    1. ” Aku percaya pada Elohim YHWH, Dia lah Bapa , Yang Maha Kuasa, Yang Menciptakan langit dan bumi. ”

    atau dalam bahasa Indonesia versi baru diucapkan sbb :
    1. ” Aku percaya kepada Allah Bapa, Yang Maha Kuasa, Khalik Langit dan Bumi ”

    bersambung ………
    .
    murid Jesus Christ said this on April 2, 2009 at 11:57 pm (edit)

  10. #

    Wahyu 1:17-18

    17. Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: ”Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, 18. dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
    .
    Ari said this on April 3, 2009 at 8:27 pm (edit)

  11. #

    saia orang kristen,tapi kenapa ya pas mbaca postingan kebenaran diatas iman saya jadi goyah. Kayanya ada benernya juga deh, meja dan kursi selamanya juga akan menjadi meja dan kursi, ga akan pernah bisa jadi tukang kayu. Arrrrgggghhhh, saia bingung, mana yang bener niiee. Trinitas susah banget dinalar! dari dulu saia cuman iya iya saja, tapi kalau dipikir2 emang ga masuk akal. Mana ada tuhan yang dilahirkan, mana ada tuhan yang mati, mana ada tuhan yang sama dengan manusia. Pokoknya Tuhan ga sama dengan manusiaaaaaaa. Bingunggggggggg Arggggggggggggghhhhhhhhhhhh…
    ———-
    putri91 said this on April 4, 2009 at 6:41 pm (edit)

  12. #

    @putri, anda kutip sbb : meja dan kursi selamanya akan menjadi meja dan kursi, ga akan pernah bisa menjadi tukang kayu.

    Saya bertanya : Bagaimana kalau Tuhan ingin merobah meja dan kursi menjadi tukang kayu, apakah Tuhan mampu ? atau mustahil ?

    Atau anda mengatakan mustahil Tuhan bisa menciptakan manusia dari debu tanah ?

    Pertanyaan-pertanyaan “murid Jesus Christ” di atas sebenarnya sudah merupakan jawaban, kecuali mata hatimu telah tertutupi sehingga tidak dapat menangkap maksudnya. Cobalah baca sekali lagi

    Percayakah @putri91 bahwa Tuhan / Allah itu Maha Kuasa dan tiada yang mustahil bagi Tuhan ?

    Percayakah @putri91 bahwa Tuhan / Allah itu tidak terbatas ( tidak bisa dihalangi oleh siapa saja atau apa saja , baik oleh hukum alam, batas-batas atau dimensi yang ada seperti ruang dan waktu ) ?

    Tuhan Maha Pencipta / Tuhan Maha Kuasa artinya : tidak ada yang bisa menghalangi Tuhan, atau dalam bahasa pasarannya ” suka-suka Tuhan “.

    Tuhan ingin tetap berada di Surga ?
    bisa , kita tidak berhak melarang, dan tiada yang mampu menghalangi.

    Tuhan ingin hadir ditengah tengah manusia dalam rupa manusia ?
    bisa, kita tidak berhak melarang dan tiada yang mampu menghalangi.

    Tuhan ingin tetap berada di surga dan pada saat yang sama sekaligus juga hadir ditengah-tengah manusia dalam rupa manusia ( Yeshua / Jesus ) ?
    bisa , kita tidak berhak melarang dan tiada yang mampu menghalangi .

    Tuhan ingin tetap berada di surga berbicara dengan para malaikat dan pada saat yang sama juga hadir didepan manusia dalam rupa Jesus dan berbicara dengan manusia, dan pada saat yang sama juga mengawasi / menolong / mengajari manusia dalam wujud Roh Kudus ?
    Bisa, kita tidak berhak melarang Tuhan dan tiada yang mampu menghalangi Tuhan, sebab Tuhan itu Maha Kuasa dan tiada yang mustahil bagiNya.

    Jadi intinya ialah , percayakah anda bahwa Tuhan ( Elohim ) itu MAHA KUASA ?

    Atau anda hanya mempercayai bahwa Tuhan / Allah itu adalah satu yang terbilang yang hanya boleh berada di Surga alias mempunyai keterbatasan !
    !

    Ajaran Kristen tidak pernah mengatakan bahwa manusia bisa berobah jadi Tuhan. Harap dicamkan itu.

    Tapi Kristen percaya bahwa Jesus Kristus itu sebenarnya adalah Tuhan yang turun ke bumi dalam rupa manusia ( disebut Anak Allah ) untuk memenuhi semua janjiNya yang telah disampaikan melalui para nabi terdahulu dan telah tertulis di kitab Old Testaments ( Bible )
    ————–
    putra said this on April 6, 2009 at 3:08 pm (edit)
    #

  13. #

    @ putri, Tuhan ga sama dengan manusia, benar .
    Kenapa bingung ? Karena anda ingin membatasi keberadaan Tuhan dengan pola pikir anda sendiri.
    Anda membatasi jalan Tuhan dengan kemampuan berpikir anda sendiri.

    Haruskah Tuhan menyuruh malaikatNya bila ingin mengatakan sesuatu dengan pada manusia ?

    Apakah Tuhan hanya bisa menyuruh para Malaikat , bahkan harus melalui para Nabi bila ingin menyampaikan titah atau ajaranNya ?

    Tidak, jangan batasi Tuhan dengan pola pikir sempit.
    Tuhan Maha Kuasa, Tuhan Maha Pencipta, Tuhan Maha Pengasih.

    Tuhan datang dalam rupa manusia dengan menyamakan diri dengan manusia agar manusia bisa ( sanggup ) berhadapan langsung, berbicara langsung dan bersama-sama denganNya.

    Sebab kalau Tuhan datang dalam Kemahakuasaan-Nya yang sebenarnya maka manusia yang berdosa ini tidak akan sanggup berdiri di hadapanNya, bahkan akan mati.

    Bumi ini hanyalah ciptaanNya. Tiada yang dapat menghalangi kehendakNya.

    Tuhan dilahirkan ? Ya, itu adalah jalan yang ditempuh Tuhan sesuai rencana / janjiNya. untuk mengunjungi, menyapa, bersama-sama, mengajari, menolong dan menyelamatkan manusia.

    Kenapa harus begitu ? Tuhanlah yang tahu.

    Tuhan mati ? ya, tapi hidup lagi sesuai janji /rencanaNya.

    Kenapa Tuhan harus mati ?

    Karena Tuhan adalah Tuhan baik bagi manusia yang hidup ataupun bagi manusia yang telah nati.

    Karena Tuhan mau menolong manusia dengan menembus batas-batas antara kehidupan dan kematian manusia.

    Tuhan ( Jesus Kristus ) mau memberi bukti , bahwa Ia bisa menghidupkan orang yang telah mati dan juga Ia sendiri bisa hidup lagi walaupun telah menjalani kematian.
    Dengan kata lain Ia mau memberi bukti bahwa maut tidak berkuasa dihadapaNya.

    Tuhan ingin menunjukkan contoh bahwa ada kebangkitan tubuh ( badani ) kelak, bagi orang yang telah mati ( mati tubuh / badani ).

    Masih ada yang dibingungkan ?

    Kiranya Roh Kudus berkenan memberi penerangan bagimu !

    ———–
    Kristenjuga said this on April 6, 2009 at 11:05 pm (edit)

  14. wah ya ga bisa gitu donk mas…
    kalau suka2 Tuhan, berarti Tuhan bisa membuat Tuhan2 yang lain dunk!! Ia bahkan bisa membuat Tuhan-Nya dia sendiri!?!?!?
    kalau mengkhayal jangan ketinggian mas….
    gak rasional tauuu….

  15. @pinkjangga, welcome !
    blogmu bagus juga friend.

    Inti dari tanggapan @putra diatas adalah ” Tuhan Maha Kuasa , tiada yang mustahil bagiNya ”

    Mengenai rasional atau tidak ?,
    dalam kitab suci sepertinya banyak yang tidak rasional misalnya Allah menciptakan manusia pertama ( Adam ) dari debu tanah, apakah rasional ? tergantung anda percaya atau tidak.

    Dalam Alkitab, pada bagian kitab Nabi Jesaya tertulis sbb :

    ” Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.” ( Jesaya 55:8 )

    Salam !

  16. mari kita berkunjung ke blog ini : http://www.secretsocietie.wordpress.com, supaya kita bisa tau mengenai konspirasi kotor dunia, yang berusaha mengadu domba umat beragama di dunia ini, terutama umat yahudi, nasrani dan islam.

    bersiaplah memasuki tata dunia baru, yaitu dunia dalam satu pemerintahan tunggal, agama tunggal (kabbalah) dan sistem moneter tunggal.

  17. Tunjukkan pada kami… ayat di bible yg menyatakan Yesus itu Tuhan???

  18. @ innaddina,

    Johannes 14 : 8 s/d 11

    Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”

    Kata Yesus kepadanya: ” Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku ? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku ?

    Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

    Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

    ————————————————————-

    NB : Baca juga postingan : Pernyataan Jesus ( 1 ) , Pernyataan Jesus ( 2 ), Pernyataan Jesus ( 3 ) —> lihat di DAFTAR ISI

    Salam !

Leave a Reply